MASAMBA – Suasana sukacita dan kebersamaan mewarnai syukuran pesta panen masyarakat Desa Laba dan Desa Lapapa, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Minggu (11/10/2026).
Perayaan yang dihadiri Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, ini menjadi momentum untuk mensyukuri hasil pertanian sekaligus merawat tradisi adat yang diwariskan secara turun-temurun.
Bupati Andi Abdullah Rahim mengapresiasi masyarakat yang terus menjaga tradisi pesta panen sebagai bagian dari kehidupan sosial dan budaya.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar perayaan atas hasil pertanian, tetapi juga bentuk rasa syukur kepada Allah SWT serta cerminan kuatnya semangat gotong royong masyarakat.
Salah satu momen yang menarik perhatian dalam rangkaian kegiatan itu adalah Tari Issongissong. Tarian tersebut diikuti Bupati Luwu Utara bersama Makole Baebunta, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh adat, dan tokoh masyarakat.
Kehadiran para pemangku pemerintahan dan adat dalam tarian tersebut memperlihatkan kebersamaan dalam menjaga warisan budaya lokal. Dalam suasana pesta panen, Tari Issongissong juga menjadi bagian dari ungkapan syukur masyarakat atas hasil bumi sekaligus harapan agar musim tanam dan panen berikutnya membawa keberkahan.
Ajak Warga Jaga Tradisi
Dalam sambutannya, Andi Abdullah Rahim menyampaikan rasa syukur atas hasil pertanian yang dinikmati masyarakat Desa Laba dan Lapapa. Ia berharap hasil panen pada musim berikutnya semakin meningkat sehingga berdampak positif terhadap kesejahteraan warga.
“Kita patut bersyukur kepada Allah SWT atas keberkahan yang melimpah bagi masyarakat Desa Laba. Apa yang kita nikmati hari ini merupakan anugerah yang harus kita syukuri bersama. Semoga pada musim panen selanjutnya, hasil yang diperoleh semakin banyak, semakin melimpah, dan membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap pesta panen tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan terus menjadi ruang untuk mempererat hubungan sosial, memperkuat solidaritas warga, dan melestarikan kearifan lokal.
Menurutnya, tradisi yang tetap hidup di tengah masyarakat merupakan modal sosial penting dalam mendukung pembangunan desa. Semangat kebersamaan yang tumbuh melalui kegiatan adat diharapkan sejalan dengan upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.
Lutrac Trail Tambah Semarak Perayaan
Selain syukuran dan pertunjukan budaya, rangkaian kegiatan juga diwarnai pembukaan Lutrac Trail. Kegiatan ini menambah semarak perayaan sekaligus menjadi ruang berkumpul bagi masyarakat dan pencinta olahraga trail.
Perpaduan pesta panen dengan kegiatan olahraga memperlihatkan beragam cara masyarakat merayakan kebersamaan. Selain menjaga tradisi, kegiatan semacam ini juga berpotensi memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat yang lebih luas.
Pesta panen Desa Laba dan Lapapa pun menjadi momentum yang memadukan rasa syukur, pelestarian budaya, dan partisipasi masyarakat. Melalui tradisi yang terus dijaga, warga diharapkan dapat mewariskan nilai-nilai kebersamaan kepada generasi berikutnya.
Pemerintah Kabupaten Luwu Utara berharap semangat yang tercermin dalam perayaan tersebut terus terpelihara, seiring dengan upaya menjaga produktivitas pertanian dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. (*)





