Luwu Utara Siap Tampilkan Potensi Daerah di Apkasi Otonomi Expo 2025

Tim Redaksi
Peluncuran AOE 2025
Peluncuran Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025 di Jakarta baru-baru ini. (Foto: IST)

MASAMBA – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara memastikan diri akan berpartisipasi dalam Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025 yang digelar pada 28–30 Agustus 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang.

Event tahunan yang diinisiasi oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ini mengangkat tema “Produk Lokal Mengglobal” dengan fokus pada perdagangan, pariwisata, investasi, dan pengadaan barang/jasa.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Luwu Utara, Alauddin Sukri, menyebut ajang ini merupakan kesempatan strategis bagi daerah untuk memperkenalkan potensi yang dimiliki, baik dari sektor sumber daya alam maupun UMKM.

“Hanya empat kabupaten dari Sulawesi Selatan yang ikut, salah satunya Luwu Utara. Kami ingin memperlihatkan potensi daerah, baik itu sumber daya alam maupun produk UMKM unggulan,” ujar Alauddin, Sabtu (23/8/2025).

Selain memperkenalkan potensi lokal, Pemda Luwu Utara juga memanfaatkan ajang ini untuk menjalin jejaring dengan daerah lain. “Kita juga ingin melihat potensi dari kabupaten lain untuk membangun kemitraan,” tambahnya.

Pada AOE 2025, Luwu Utara akan memamerkan potensi ekonomi, pariwisata, serta berbagai produk unggulan daerah yang diharapkan bisa menarik perhatian investor maupun pasar nasional dan internasional.

Tidak hanya pameran, Pemda Luwu Utara juga akan berpartisipasi dalam Workshop Procurement yang membahas sosialisasi Perpres Nomor 46 Tahun 2025 tentang peluang kemitraan pemerintah dengan penyedia barang/jasa, serta kegiatan Business Matching Procurement untuk memperluas jejaring kerja sama.

Apkasi Otonomi Expo sendiri dikenal sebagai wadah promosi terbesar bagi pemerintah daerah dalam memperkuat perdagangan, investasi, dan pariwisata.

Event ini diikuti oleh pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, BUMN, BUMD, hingga perusahaan swasta multinasional. (*)

Kabar Terkait