BALIASE — Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, meninjau langsung progres renovasi Sekolah Rakyat (SR) di Baliase, Jumat (22/8/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Andi Rahim didampingi perwakilan Kementerian PUPR, Kepala Dinas Sosial, dan Kepala Dinas Pendidikan Luwu Utara.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target, sehingga program pendidikan bagi anak-anak putus sekolah dapat segera terlaksana.
Lokasi sementara pembangunan Sekolah Rakyat dipusatkan di SMPN 2 Baliase yang memiliki 24 ruang kelas belajar (RKB). Dari jumlah tersebut, sebanyak 18 RKB akan direnovasi untuk difungsikan sebagai kelas belajar sekaligus asrama siswa.
“Pemanfaatan bangunan SMPN 2 Baliase sebagai lokasi sementara Sekolah Rakyat sudah melalui pertimbangan matang. Apalagi, ada beberapa bangunan yang sudah lama tidak terpakai dan bisa segera dimaksimalkan,” jelas Andi Rahim.
Ia menambahkan, sekolah sementara ini akan digunakan hingga pembangunan gedung permanen di Desa Kamiri selesai.
“Insyaallah, pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Desa Kamiri bisa rampung dan digunakan pada 2026. Hal ini juga sejalan dengan rencana pemerintah daerah menjadikan Kamiri sebagai pusat kota baru,” ujarnya.
Renovasi Sekolah Rakyat ini merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara terhadap program nasional yang digagas Presiden untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak putus sekolah.
Dengan adanya Sekolah Rakyat, pemerintah berharap pemerataan pendidikan di Luwu Utara semakin merata, sehingga tidak ada lagi anak yang tertinggal dalam memperoleh haknya untuk belajar. (*)






