Wabup Jumail Mappile Luncurkan Lima Aksi Perubahan, Dorong Inovasi Berkelanjutan di Luwu Utara

Wakil Bupati Luwu Utara secara resmi melaunching 5 aksi perubahan baru Luwu Utara

MASAMBA – Wakil Bupati Luwu Utara, Jumail Mappile, meluncurkan lima aksi perubahan yang dikembangkan peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I Tahun 2026. Peluncuran berlangsung di Aula Lagaligo, Kantor Bupati Luwu Utara, Senin (5/10/2026).

Lima inovasi yang diluncurkan tersebut adalah Simocaki, Simfoni Kinerja, Si-Laras, Lapak Kinerja, dan Sigap Arsip.

Dalam sambutannya, Jumail menegaskan bahwa aksi perubahan yang dikembangkan aparatur pemerintah harus menjawab kebutuhan nyata di lingkungan kerja, bukan sekadar mengikuti tren inovasi.

“Aksi perubahan harus sesuai dengan keadaan di tempat kita bekerja. Bukan sekadar mengikuti tren, tetapi harus sesuai dengan situasi lingkungan kerja kita,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya inovasi dalam tata kelola kearsipan pemerintahan. Menurutnya, pengelolaan arsip perlu terus dikembangkan agar dokumen yang sebelumnya disimpan secara manual dapat diakses secara daring.

“Kepada para reformer, saya berharap ada aksi perubahan tentang tata kelola kearsipan yang bisa kita kembangkan. Ini penting, agar dokumen yang dulunya diarsipkan secara manual bisa diakses secara online,” tambahnya.

Jumail menyambut baik berbagai inovasi yang telah dikembangkan peserta PKP. Ia berharap manfaat inovasi tersebut tidak hanya dirasakan di instansi tempat inovasi itu diterapkan, tetapi juga dapat direplikasi oleh instansi lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara.

“Selaku pemerintah daerah, saya menyambut baik berbagai inovasi yang telah dikembangkan. Saya berharap inovasi ini bisa membawa perubahan, bukan hanya di instansi tempat kita bekerja, tetapi juga di instansi lain, bahkan di Kabupaten Luwu Utara,” katanya.

Di akhir sambutannya, Jumail mengingatkan bahwa peluncuran bukanlah tahap akhir dari sebuah inovasi. Setiap aksi perubahan harus benar-benar diterapkan, dimanfaatkan, dan dikembangkan secara berkelanjutan agar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan publik.

Ia berharap kelima inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang adaptif, efektif, dan berorientasi pada perbaikan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara. (*)

Related posts