MASAMBA – Wakil Bupati Luwu Utara, H. Jumail Mappile, resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Daerah (PD) Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Kabupaten Luwu Utara periode 2026–2031. Pelantikan berlangsung di Aula Lagaligo, Kantor Bupati Luwu Utara, Sabtu (24/10/2026).
Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Pengurus Wilayah (PW) IPIM Sulawesi Selatan, Dr. K.H. Maskur Yusuf, M.Ag.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran imam masjid dalam pembinaan umat, meningkatkan kesejahteraan imam, serta memperluas kontribusi keagamaan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Hakim Bukara.
Dalam sambutan pemerintah daerah, pengurus yang baru dilantik diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah untuk membina umat dan menjaga keharmonisan masyarakat.
Perkuat Persatuan dan Kesejahteraan Imam Masjid
Ketua PD IPIM Luwu Utara, Jumail Mappile, mengatakan IPIM diharapkan menjadi wadah pemersatu para imam masjid sekaligus jembatan kolaborasi antara kalangan imam dan pemerintah daerah.
Menurutnya, penguatan organisasi akan diarahkan pada peningkatan kesejahteraan imam, pemberdayaan ekonomi keluarga, serta optimalisasi fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, pembinaan umat, dan penyelesaian persoalan sosial.
Untuk mewujudkan agenda tersebut, IPIM akan mendorong pendataan imam masjid, kunjungan ke masjid-masjid, pelatihan, serta pertemuan rutin. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat koordinasi dan kebersamaan antarimam di seluruh Kabupaten Luwu Utara.
Penguatan kapasitas imam dinilai penting agar masjid tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga ruang pembelajaran, penguatan solidaritas, dan pemberdayaan masyarakat.
Luncurkan LAZIS IPIM Luwu Utara
Dalam kesempatan yang sama, Jumail Mappile meluncurkan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah (LAZIS) IPIM Luwu Utara.
Kehadiran lembaga tersebut diharapkan memperluas kepedulian sosial, mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Peluncuran LAZIS menjadi bagian dari upaya memperluas peran IPIM dalam pelayanan sosial dan pemberdayaan umat.
Melalui pengelolaan dana keagamaan yang terarah, organisasi ini diharapkan dapat memperkuat solidaritas dan membantu menjawab kebutuhan masyarakat.
Hadirkan Program Nyata untuk Masyarakat
Kepengurusan IPIM Luwu Utara periode 2026–2031 diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi para imam masjid, tetapi juga mampu menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Sinergi dengan pemerintah daerah, peningkatan kapasitas imam, pemberdayaan ekonomi keluarga, dan penguatan fungsi sosial masjid menjadi sejumlah agenda yang akan dikembangkan.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua PW IPIM Sulawesi Selatan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu Utara, Kepala Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Luwu Utara, jajaran pengurus IPIM yang dilantik, pimpinan perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para imam masjid dari berbagai wilayah di Kabupaten Luwu Utara.
Melalui kepengurusan baru ini, IPIM diharapkan dapat memperkuat kehidupan keagamaan, meningkatkan kesejahteraan imam, serta berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat Luwu Utara yang religius, harmonis, dan sejahtera. (*)





