MASAMBA – Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Utara, Jumal Jayair Lussa, mewakili pemerintah daerah secara resmi mengukuhkan pengurus Forum Kabupaten Sehat Luwu Utara periode 2026–2029 di Aula Bapperida Luwu Utara, Senin (26/10/2026).
Pengukuhan ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam mewujudkan lingkungan yang sehat serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Luwu Utara.
Dalam sambutannya, Jumal menegaskan bahwa mewujudkan Kabupaten Sehat merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.
“Kita punya tanggung jawab yang besar secara bersama-sama terhadap Kabupaten Sehat ini,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa sejumlah aspek dalam tatanan Kabupaten Sehat telah dijalankan. Namun, berbagai upaya tersebut perlu terus dikembangkan agar program tidak berhenti pada capaian yang telah diraih.
“Alhamdulillah, ada beberapa aspek dalam sektor tatanan kehidupan dalam Kabupaten Sehat itu sendiri telah kita jalani, dan saya berharap itu tidak berhenti sampai di situ saja,” tambahnya.
Pengurus Diminta Aktif Identifikasi Persoalan
Mewakili Bupati Luwu Utara, Jumal menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan.
Ia berharap kepengurusan periode 2026–2029 mampu memperkuat peran forum dalam mengidentifikasi persoalan kesehatan dan lingkungan yang dihadapi masyarakat.
Menurutnya, pengurus perlu lebih aktif menemukan berbagai permasalahan di lapangan, kemudian membangun kerja sama untuk merumuskan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Ia menekankan bahwa keberhasilan program Kabupaten Sehat tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah, tetapi juga pada partisipasi masyarakat dan dukungan berbagai pihak.
“Semoga dengan pelaksanaan Kabupaten Sehat, hasil pembangunan di daerah kita dapat lebih meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang pada gilirannya akan meningkatkan derajat kesehatan, produktivitas, dan kesejahteraannya,” kata Jumal.
Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan
Jumal juga menegaskan pentingnya kerja sama yang terintegrasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam menjalankan program Kabupaten Sehat.
Sinergi lintas sektor diperlukan agar berbagai persoalan dapat ditangani secara bersama, mulai dari peningkatan kualitas lingkungan hingga upaya mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Utara, Misnawati Andi Abdullah Rahim, yang terpilih sebagai Ketua Forum Kabupaten Sehat Luwu Utara periode 2026–2029, berharap seluruh pengurus dapat bekerja sama dan menjalankan tanggung jawab organisasi secara aktif.
Ia berharap program Kabupaten Sehat tidak sekadar menjadi agenda kelembagaan, tetapi benar-benar menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat di berbagai wilayah Luwu Utara.
Dengan kepengurusan baru, Forum Kabupaten Sehat Luwu Utara diharapkan semakin memperkuat koordinasi lintas sektor dan mendorong pelaksanaan program yang berkelanjutan demi terwujudnya masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera. (*)





